Pelatihan Las: Membangun Keterampilan untuk Karier yang Cerah

Pelatihan las merupakan langkah penting bagi mereka yang ingin memulai atau mengembangkan karier di bidang fabrikasi logam dan konstruksi. Keterampilan las sangat dibutuhkan di berbagai industri, mulai dari otomotif hingga konstruksi bangunan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang pelatihan las, manfaatnya, dan bagaimana Anda dapat memulai perjalanan Anda dalam dunia pengelasan yang menarik ini.

Pelatihan Las: Membangun Keterampilan untuk Karier yang Cerah Image by u_op5lunvp90 from Pixabay

Jenis-jenis Pelatihan Las yang Tersedia

Ada beberapa jenis pelatihan las yang dapat Anda pilih, tergantung pada minat dan tujuan karier Anda. Beberapa jenis pelatihan las yang populer meliputi:

  1. Las Busur Listrik (SMAW)

  2. Las Gas Tungsten Arc (GTAW/TIG)

  3. Las Gas Metal Arc (GMAW/MIG)

  4. Las Flux-Cored Arc (FCAW)

  5. Las Oksiasetilen (OAW)

Setiap jenis las memiliki aplikasi dan teknik yang berbeda, sehingga memilih pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri atau proyek yang Anda minati sangatlah penting.

Bagaimana Memilih Program Pelatihan Las yang Tepat?

Memilih program pelatihan las yang tepat adalah langkah krusial dalam memulai karier di bidang pengelasan. Berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

  1. Akreditasi: Pastikan lembaga pelatihan terakreditasi oleh badan yang diakui.

  2. Kurikulum: Periksa apakah program mencakup teori dan praktik yang seimbang.

  3. Fasilitas: Pastikan lembaga memiliki peralatan modern dan lingkungan belajar yang aman.

  4. Instruktur: Cari tahu kualifikasi dan pengalaman para pengajar.

  5. Durasi: Pertimbangkan berapa lama program berlangsung dan apakah sesuai dengan jadwal Anda.

  6. Biaya: Bandingkan biaya pelatihan dengan manfaat yang akan Anda dapatkan.

Apa Saja Keterampilan yang Akan Dipelajari dalam Pelatihan Las?

Selama pelatihan las, Anda akan mempelajari berbagai keterampilan penting, termasuk:

  1. Pembacaan gambar teknik

  2. Persiapan material

  3. Pengaturan peralatan las

  4. Teknik pengelasan berbagai posisi (datar, vertikal, overhead)

  5. Inspeksi dan pengujian hasil las

  6. Keselamatan kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD)

  7. Pemahaman tentang metalurgi dasar

  8. Pemecahan masalah umum dalam pengelasan

Keterampilan-keterampilan ini akan membentuk dasar yang kuat untuk karier Anda sebagai tukang las profesional.

Peluang Karier Setelah Menyelesaikan Pelatihan Las

Setelah menyelesaikan pelatihan las, berbagai peluang karier terbuka lebar bagi Anda. Beberapa opsi karier yang menjanjikan meliputi:

  1. Tukang las industri

  2. Tukang las konstruksi

  3. Tukang las pipa

  4. Inspektur las

  5. Supervisor pengelasan

  6. Pengajar las

  7. Wirausaha di bidang fabrikasi logam

Dengan pengalaman dan sertifikasi tambahan, Anda dapat meningkatkan prospek karier dan potensi penghasilan Anda di industri ini.

Perbandingan Program Pelatihan Las di Indonesia

Berikut adalah perbandingan beberapa program pelatihan las yang tersedia di Indonesia:


Lembaga Pelatihan Jenis Pelatihan Durasi Biaya Estimasi
Balai Latihan Kerja (BLK) SMAW, GTAW, GMAW 1-3 bulan Gratis - Rp 2.000.000
Politeknik Manufaktur Bandung SMAW, GTAW, GMAW, FCAW 6 bulan Rp 15.000.000 - Rp 20.000.000
PPPPTK BMTI Bandung SMAW, GTAW, GMAW, OAW 1-3 bulan Rp 3.000.000 - Rp 5.000.000
Lembaga Kursus Las Privat SMAW, GTAW 1-2 bulan Rp 5.000.000 - Rp 10.000.000

Harga, tarif, atau estimasi biaya yang disebutkan dalam artikel ini didasarkan pada informasi terbaru yang tersedia namun dapat berubah seiring waktu. Disarankan untuk melakukan penelitian independen sebelum membuat keputusan finansial.


Pelatihan las membuka pintu menuju karier yang menjanjikan dan stabil dalam industri manufaktur dan konstruksi. Dengan memilih program pelatihan yang tepat dan berkomitmen untuk terus mengembangkan keterampilan, Anda dapat membangun fondasi yang kuat untuk masa depan profesional Anda sebagai tukang las. Ingatlah bahwa keselamatan dan kualitas adalah kunci sukses dalam profesi ini, jadi pastikan untuk selalu mengutamakan kedua aspek tersebut dalam setiap pekerjaan yang Anda lakukan.